:: Antara Dua Darjat dan bukan filem itu ::

Salamun alaykum…

ucapkan lah sekali dalm sehari…

  • hasbi rabbi jallallah, mafi qolbi ghoirullah…
  • saya CINTA ALLAH…

3034974022_dd3dc8f50b

kehidupan sekarang ni memang mencabar, selalu bermain dengan emosi dan perasaan. kadang2 nak berfikir dengan rasional pun susah. minda pon akan selalu jem bila polis trafik dalam minda tak memainkan peranan.

Minda,akal, kalau dalam bahasa penjajah; [faculty of reasoning] memang canggih. lebih canggih dari external hard disk yang boleh simpan sampai beratus2 GB memory, lebih canggih dari RAM yang boleh mencecah 4-5 GB, lebih bermutu jika dibandingkan dengan note book apple dan lebih bertuah kalau kita gunakan dengan sebaiknya. SUBHANALLAH!!

oleh kerana itulah kita diciptakan menjadi khalifah, oleh kerana a’kal la darjat manusia diangkat tinggi dari sekalian makhluk, oleh kerana akal juga kita dibezakan dengan haiwan. hebat kan?? (apa lagi, ucapkanlah SUBHANALLAH). Sedar atau tidak, kita adalah manusia yang diciptakan dari dua unsur yang sama sekali berbeza , sangat berbeza darjatnya, iaitu dari air mani dan ruh.

kita ini memang sangat HINA!! diciptakan dari air mani yang rendah  darjatnya. sangat rendah…

“Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina (air mani)”. ~al-mursaalat : 77

“sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani)“. ~al-maa’rij : 39

tak percaya lagi??

“Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.” ~an-nahl :4

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penentang yang nyata! ~yaasiin : 77

ni dah kes berat nie… (pembantah! penentang!)

“Kawannya (yang mukmin) berkata kepadanya – sedang dia bercakap-cakap dengannya: “Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikan kamu seorang laki-laki yang sempurna?” ~al-kahfi : 37

percaya atau tidak, dari situlah kita berasal…

“Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.” ~al-mu’minuun : 14

Subhanallah…

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat”. ~al-insaan :2

SYUKUR atau KUFUR kah kita??

Sedarkah kita darjat kita sangat hina dan rendah di MATA-NYA??  Kita juga dijadikan dari RUH yang ditiupkan oleh ALLAH (ciptaan-NYA). Mulia dikalangan makhluk2-NYA, sangat tinggi darjatnya dibandingkan dengan haiwan. Subhanallah…

Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniup kan kedalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud ~al-hijr : 29

Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.~al-anbiyaa : 91

dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami, dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-KitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang yang taat. ~at-tahrim : 12

dan jangan lupa, we have an agreement… kita ada PERJANJIAN BESAR!!

Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal Rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhanmu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu jika kamu adalah orang-orang yang beriman”. ~al-hadiid :8

[Yang dimaksud dengan perjanjianmu ialah perjanjian ruh Bani Adam sebelum dilahirkan ke dunia bahwa dia mengakui (naik saksi), bahwa Tuhan-nya ialah Allah, seperti tersebut dalam ayat 172 surat Al A´raaf]

Ketauhidan sesuai dengan fitrah manusia…

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)” ~al-a’raaf :172

Bukti dan dalil2 dari RABB telah terpateri, perjanjian dengan PENCIPTA kita telah termateri sejak awal lagi, mungkin kita lupa, atau buat2 lupa, namun, kita mesti selalu refresh dan muhasabah diri adakah kita menepati perjanjian itu?? Terlunaskah apa yang dijanji?? Manusia memang terkenal dengan sikap lalainya, lupanya, tangguhnya, (aku tak terkecuali, sangat2 benar aku pun begitu). Tapi tak nakkah kita mencuba untuk berubah?? Sedikit sahaja pun tidak mengapa, daripada tidak pernah berpuasa sunat, kita cuba untuk puasa sunat walau sehari dalam setahun, walau sehari dalam sebulan, dari tidak pernah mengucapkan Alhamdulillah, cuba kita ungkapkan sekali dalam sehari, daripada kurang membaca al-Quran, cuba kita baca dan kaji sepotong ayat walau dalam sehati sahaja, cuba dan cuba, sekali pun cukup untuk permulaannya, pasti kita akan rasa ketenangan yang luar biasa, PASTI!!

Cuba kita sayangkan ALLAH macam mana kita sayangkan harta benda kita, bila hilang gelisah mencari, cuba kita kasihkan ALLAH macam kita kasihkan teman dan keluarga, bila berpisah pasti rindu untuk bertemu, cuba kita sematkan dalam hati nama ILAHI, pupuk dan baja cinta itu saat naik dan turunnya, bila setiap saat kita akan mengingatinya, lebih dari kita mengingati makan dan minum… (aku pun sedang berusaha)

Ruh dan air mani itu telah bersemadi didalam satu jasad, bersatu menguasai jasad, yang mana si mani itu akan mengajak kepada kejahatan dan kesesatan, itu fitrahnya kerana ia hina, dan bila mana ruh itu akan berusaha menjemput kita kearah kebaikan, kemuliaan dan kesucian kerana fitrahnya ia sungguh mulia. Pimpinlah ia dengan sebaik2 mungkin agar tak tersasar, dan tergelincir…

Muhasabah dan selami lah asal usul kita dan keagungan PENCIPTA, pasti suatu hari nanti, kita akan sama2 berjaya menikmati betapa indahnya Pesona CInta Hakiki….

Wallahu a’lam…

“…berpesan2lah dengan kebenaran dan kesabaran…”

1_377905045l

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s