:: Bertakhtalah di KERAJAAN HATI ::

HATI, kenapa kau perlu takut kalau itu yang engkau lakukan, kenapa perlu kau bimbang kalau itu yang kau harapkan, kenapa perlu kau ragu, kalau itu yang menjadi pilihan. tawakallah kerana kau ada YANG ESA, berserahlah kerana ketentuan di Tangan-NYA, berdoalah kerana tempat mengadu ada pada-NYA

mahu atau tidak, kau perlu melakukannya, hendak atau tidak engkau perlu mengharunginya, apa yang penting, katakan mahu pada KEBAIKAN, dan katakan TIDAK pada SYAITAN dan KEJAHATAN. sudah kau tahu IMAN mu meningkat dan menurun, sudah kau sedar nafsu mu kekadang ter’kandang’ dan terlepas, sudah kau ingat jiwa mu yang sering lalai, mengapa kau berpaling dari YANG SATU??.

katakan TIDAK pada KEKALAHAN, kekalahan Hati dan Jiwa pada KEJAHATAN, kemusnahan IMAN dan AMAL kerana SYAITAN, kehancuran CINTA dan KASIH kerana NAFSU. oh, andai kau LEMAH, berdekah-dekahlah SYAITAN di kiri dan kanan mu, andai kau LALAI, bersenang-senanglah NAFSU menguasai dirimu, dan andai kau LEKA, bertempiaranlah TOMPOK-TOMPOK HITAM meluaskan kerajaannya dalam hatimu ITU!!

KERAJAAN HATI, disitulah tempat tinggalnya IMAN, jika Baik yang dilakukan, disitu jugalah tempat persinggahan SYAITAN jika Buruk yang kau amalkan, disitu juga takhta Raja Nafsu, jika titahnya kau turutkan… jangan biarkan hatimu dijajah penjajah yang tidak kenal KALAH, yang tidak pernah mengenal erti Putus Asa, pupuklah rasa cinta didalam kerajaan Hatimu, pupuklah rasa sayang di atas takhta hatimu, CINTA hanya kepada-NYA, PEMILIK KERAJAAN HATImu, agar pancaindera mu  bergabung menjadi satu, menjadi satu melawan hawa nafsu, agar rakyat-rakyat didalam kerajaan hatimu berperang melawan tentera SYAITAN, biar SYAHID, asal PUAS, biar TERSUNGKUR, asal MULIA. kelak kau kan TAHU erti KEPUASAN MUJAHADAH itu!! oh.~

Oh, ALLAH MAHA TAHU setiap gerak geri perbuatanmu, MAHA DENGAR setiap Ungkapan Yang engkau tuturkan, MAHA MELIHAT apa yang engkau lakukan… oh kau tidak boleh lari dari DIA, dari BUMI-NYA…

Allah Ta’ala berfirman:

“Dialah yang melihatmu ketika engkau berdiri dan juga gerak tubuhmu di antara orang orang yang bersujud.” (asy-Syu’ara’: 218-219)

Allah Ta’ala berfirman pula:

“Dan Dia adalah besertamu di mana saja engkau semua berada.” (al-Hadid: 4)

Allah Ta’ala berfirman lagi:

“Sesungguhnya bagi Allah tidak ada sesuatu yang tersembunyi baik di bumi ataupun di

langit.”(ali-lmran: 5)

Lagi firmannya Allah Ta’ala:

“Sesungguhnya Tuhanmu itu niscaya tetap mengintipnya.” (al-Fajar: 14)

Juga firmannya Allah Ta’ala:

“Dia Maha Mengetahui akan kekhianatan mata – maksudnya pandangan mata kepada sesuatu yang diiarang atau kerlingan mata sebagai ejekan dan lain-lain perbuatan yang tidak baik – dan apa saja yang tersembunyi dalam hati.” (al-Mu’min: 19)

Panjangkanlah sujudmu, agar engkau tahu esok tiada lagi sempat untuk mu bersujud, banyakkanlah istighfarmu, agar engkau sedar Pedihnya AZAB seksa, alirkanlah air matamu agar ia menjadi penghapus DOSA…

Allah Ta’ala berfirman:

“Dan bertaubatlah engkau semua kepada Allah, hai sekalian orang Mu’min, supaya engkau

semua memperoleh kebahagiaan.” (an-Nur: 31)

Allah Ta’ala berfirman lagi:

“Mohon ampunlah kepada Tuhanmu semua dan bertaubatlah kepadaNya.” (Hud: 3)

“Hai sekalian orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang nashuha –

yakni yang sebenar-benarnya.” (at-Tahrim: 8 )

Dari Abu Hamzah yaitu Anas bin Malik al-Anshari r.a., pelayan Rasulullah s.a.w., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Niscayalah Allah itu lebih gembira dengan taubat hambaNya daripada gembiranya seseorang dari engkau semua yang jatuh di atas untanya dan oleh Allah ia disesatkan di

suatu tanah yang luas.” (Muttafaq ‘alaih)

Niscayalah Allah itu lebih gembira dengan taubat hambaNya ketika ia bertaubat kepadaNya daripada gembiranya seseorang dari engkau semua yang berada di atas kendaraannya – yang dimaksud ialah untanya – dan berada di suatu tanah yang luas, kemudian menyingkirkan kendaraannya itu dari dirinya, sedangkan di situ ada makanan dan minumannya. Orang tadi lalu berputus-asa. Kemudian ia mendatangi sebuah pohon terus tidur berbaring di bawah naungannya, sedang hatinya sudah berputus asa sama sekali dari kendaraannya tersebut. Tiba-tiba di kala ia berkeadaan sebagaimana di atas itu, kendaraannya itu tampak berdiri di sisinya, lalu ia mengambil ikatnya. Oleh sebab sangat gembiranya maka ia berkata: “Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah TuhanMu”. Ia menjadi salah ucapannya kerana amat gembiranya. ~Riyadussolihin : halaman 18

:: kau adalah diriku sendiri ::

p/s : ALLAH sangat GEMBIRA menyambut kedatangan HAMBANYA yang bertaubat, adakah kita merasa SENANG dan GEMBIRA saat kita mahu bertaubat KEPADA-NYA?? Dan selalukah kita BERTAUBAT?? Atau Jarang-JARANG sekali…?

selidikilah kerajaan HATIMU…

kekuatan-kelemahan-hati

2 thoughts on “:: Bertakhtalah di KERAJAAN HATI ::

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s