:: Kasih Kita ::

Oh! ainaa melambai, kakak turut melambai, serentak menitiskan air mata, bezanya ainaa bersuara ketika menangis, tetapi kakak menangis dalam hati, menangis dalam keadaan kakak meredhakan, sayu, perpisahan sementara kerana kita sama2 nantikan saat untuk bersama lagi, bersama bergembira, bila berjalan bersama, kita saling berpegangan tangan, abang chik pegang tangan ainaa, kakak pimpin ainaa, abang ngah yang ‘dok’ jadi guard kat belakang, mak dan ayah yang ‘romantic’ bergandingan tangan di belakang. Sekali sekala terdengar abang chik berkata ‘keluarga bahagia’. Oh! kakak mengiyakan, mengiyakan dalam hati. Amen… kakak harap sampai ke syurga kasih kita…

Oh! Kembali menatap katil yang sama, meja yang sama, rindu, tetapi berat lagi rindu kakak pada mak ayah dan adik-adik. Hati meredhakan kerana kakak tahu Allah menjaga keluarga kakak sebagaimana kakak dijaga Allah disini. Rindu walau sehari baru berpisah!

Oh! Menjejakkan kaki di Taman Ilmu dan Budi, dengan semangat baru, dengan ilmu yang baru, dan beg yang baru! Hehe terima kasih mak! Mata kami saling berpandangan, salam dihulur, pelukan dirangkul, rindu menatap wajah teman-teman, ada seri pada setiap wajah, bukan seri pengantin, tetapi seri kasih bersaudara. Kami tidak jemu berbual, tidak jemu bergurau, lidah tidak kaku, mulut tidak membisu, namun kami akui, sama-sama merindu, merindu untuk bersatu. Oh! Indahkan kasih kita?

Oh! Rindu pada si dia, si dia yang agak jauh dimata, tetapi dekat dihati, awal-awal persinggahan, biliknya jadi tempat menumpah rindu, serentak  tawa berderai, mulut tidak lekang dengan senyuman. Oh, indahnya!

Pada ‘pemilik umar’ note kecil diberi, buku lama dihadiahi, tanda semangat baru dikirimkan pada ulangtahun kelahirannya yang tidak sempat ku ucapkan. Padanya ku kirimkan doa, dimalam ulangtahunnya, tanda ingatan tidak pudar, saat hati berpaut pada yang SATU…

Permulaan persinggahan baru, titik kehidupan bersambung lagi, kuharap ilmu yang diterima mendapat berkat, disamping ilmu yang didakap berkunjung rahmat. Pada-NYA ku akui kasih sayang-NYA, tidak putus-putus rahmat diberi selagi dipohon. Bantulah kami menjadi mulia, mulia dengan Ilmu-MU, berguna untuk Ummah dan Daulah, biar kebal dengan ilmu akhirat, tidak terusik dengan godaan dunia fana… amen…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s