HARI Yang PASTI tiba

Tenang melihat hujan renyai-renyai yang turun membasahi bumi Gombak. Ada percikan airnya di jendela, satu satu titiknya aku beningkan di hujung telunjukku, lalu hilang berbekas dijariku. ada lambaian pokok mengucap tasbih, dan rumput riang mengujar tahmid, disitu langit mendung lembut berkata-kata, menundukkan pandangannya kerana cintanya kepada Rabb, dan bukit bukau setia di posisinya, sentiasa damai dan tidak goyah dengan sisipan angin, dan angin yang masih setia, menebarkan sayangnya pada manusia, hamba tuhannya.

Sunyi, tapi bukan sepi. Semuanya bagai berkata-kata, bertasbih dan bertahmid tiada henti. Memandang kesemuanya buat aku hampir lupa pada lelah dunia yang menyesakkan, tenang dan damai serta indah kerana ALLAH itu Indah dan menyukai keindahan. Ketika memandang kesemuanya, juga buat aku takut, buat lidahku kelu, dan hanya hati yang mampu  berkata-kata. Mungkinkah ada hari esok untukku, hari untuk kita semua. Mungkinkah juga dapat aku perhatikan titisan hujan ini pada hari esok? Pada jam yang seterusnya?. Tentunya, Tiada tarikh yang muktamad bagi kesudahan dunia yang sementara ini, yang tahu, hanyalah YANG MAHA TAHU. Dan kita yang tidak tahu, janganlah bertaklid buta pada mana-mana perancangan zionis yang membutakan mata, akal dan hati kita. Biarlah berapa banyak filem barat seperti 2012 mahupun the end of day yang setiap hari bertandang hampir semua pawagan di dunia dipamerkan, tapi jangan sesekali kita tetapkan waktunya. Kerana kita tidak pernah tahu, apa yang ALLAH TAHU.

Rupanya semakin sedar aku dari lamunan yang aku kini berada di akhir zaman. Di akhir zaman yang sudah terbukti sebahagian besar ungkapan rasulullah mengenainya.

Drpd Anas bin Malik ra, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya di antara tanda-tanda telah hampirnya hari Qiamat itu, berlaku banyak kematian manusia secara mendadak”

(Hadis riwayat Thabrani)

baik muda atau yang dah berusia, masing-masing telah tertulis tarikh kematiannya di Luh mahfuz. Cuma cepat atau lambat bukan ukurannya. Yang penting hanyalah persediaan menuju kepadanya. Dan aku bila? Dan kita bila?. Soalan yang akan terjawab bila tiba waktunya.

Daripada Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak akan datang hari qiamat sehinggalah berlakunya banyak gempa bumi”

(Hadis Riwayat Bukhari)

Gempa bumi, itu tanda allah sayang. Allah mahu memperlihatkan hambanya tentang kekuasaannya. Tentang penciptaannya yang kita sering lupa. Allah mahu beri hambanya peluang untuk memperbaiki diri selagi ada waktu yang diberi. Allah mahu menyatukan hambanya dalam kasih sayang dan mahabbah dengan saling membantu. Dan ALLAH juga mahu kita bersedia untuk menghadapi Hari yang akan TIBA.

Dan Pada hari datangnya sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Rabb, yang merupakan kejadian yang luar biasa, yang dengannya diketahui bahwa kehancuran telah semakin dekat, dan kiamat semakin menghampiri. Maka tidak bermanfaat keimanan dari satu jiwa yang sebelumnya tidak beriman atau yang belum membuahkan kebaikan dalam keimanannya, tidak juga bermanfaat keimanan seorang yang kafir apabila dia hendak beriman. Dan Tidak pula bermanfaat bagi seorang mukmin yang kurang beramal untuk semakin bertambah keimanannya setelah itu. Namun yang bermanfaat bagi manusia adalah keimanan yang dia miliki sebelum itu serta kebaikan yang dia miliki yang diharapkan (bermanfaat) sebelum datangnya Hari yang dijanjikan.


يَوْمَ يَأْتِي بَعْضُ آيَاتِ رَبِّكَ لاَ يَنفَعُ نَفْسًا إِيْمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِن قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيْمَانِهَا خَيْرًا قُلِ انتَظِرُواْ إِنَّا مُنتَظِرُوْنَ
“Pada hari datangnya sebagian tanda-tanda Rabb-mu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: ‘Tunggulah oleh kalian sesungguhnya kamipun menunggu (pula)’.” (Al-An’am: 158

“Tidak bermanfaatnya keimanan seseorang di kala terbitnya matahari dari tempat terbenamnya, karena telah masuk ke dalam hati mereka perasaan takut yang melenyapkan setiap syahwat hawa nafsunya dan melemahkan setiap kekuatan dari kekuatan tubuhnya. Sehingga, manusia seluruhnya beriman karena mereka yakin akan dekatnya hari kiamat. Seperti keadaan orang yang mendekati kematian, yang memutuskannya dari berbagai dorongan melakukan perbuatan maksiat serta melemahkan tubuh-tubuh mereka. Barangsiapa bertaubat dalam keadaan seperti ini tidaklah diterima taubatnya, seperti tidak diterimanya taubat orang yang mendekati kematian.”

–          Al-Qurthubi

Pukullah jiwa dari terlalu lena dengan buaian dunia, rentaplah hatimu dari terlalu asyik membilang harta duniawi, sisihkanlah ketulan daging merahmu daripada cinta dunia yang bukan putih warnanya tapi hitam. Pakaikanlah ia dengan pakaian taqwa, yang merasai dan menikmati Iman dan Ihsan, yang sepenuhnya berharap keredhaan ALLAH, yang sepenuhnya menanti janji ALLAH dan seluruhnya mengotakan tanggungjawabnya sebagai Hamba. Bertaubatlah dengan sebenar-benar taubat, dengan pembersihan hatimu dan ketulusan cintamu kepada TUHAN mu…

Enam satu minit petang

Dua puluh satu februari dua ribu sepuluh

Gombak

4 thoughts on “HARI Yang PASTI tiba

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s