silent-reminder

yang berparut luka itu hanyalah pada pandangan mata kita, 

tidak pada pandangan Allah.

kadang-kadang aku tertanya, 

Ya Allah, kenapa sakit itu kau datangkan? kenapa sakit itu kadang kala menghukum seksa.

lalu Dia menenangkan, tidak akan Aku jadikan sesuatu itu dengan sia-sia. (ali-imran 191)

sakit itu, ada sebabnya. ada hikmahnya. 

bila sakit, berapa kali dalam sehari kau sebut nama Allah? berapa kali dalam sehari kita ratib kalimah Allah? 

Allah, sakitnya.. ringankanlah kesakitanku..

nyatalah. Allah mahu kita mengingati-Nya. mahu kita lebih dekat dengan-Nya. anggaplah sakit itu sebagai silent-reminder untuk kita yang nyatanya kau perlu mengingati Tuhanmu. dalam sakit, dalam sihat.

manusia-insan memang mudah lupa, -na-sa-ya-, kerana itulah kita perlu selalu diingatkan. diberitahu.

jadi, ucaplah kalimah syukur dalam sakitmu. dalam sihatmu. 

jadilah hamba yang bersyukur. dan hitunglah dalam berapa kali kau menyebut Tuhanmu dalam sehari, dan berapa kali pula kau lupa akan Tuhanmu yang Memberi.

__

luka di luar memang nampak. cepat sembuh, cepat hilang. luka di hati? bertahun susah nak sembuh. perlu ada mujahadah. perlu ada itqan.

*na-sa-ya : lupa

* kredit imej : sini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s